Mengenal Faktor Penyebab Obesitas Selain Pola Makan

Selama ini, kita mengetahui obesitas sebagai kondisi dimana seseorang memiliki berat badan yang berlebih. Masalah yang cukup merisaukan ini sering terjadi pada mereka yang termasuk ke dalam kalangan remaja dan dewasa muda. Selain dapat membahayakan kesehatan, obesitas juga dapat mengganggu penampilan dan membuat penderitanya menjadi tidak percaya diri.

Demi mengenal lebih jauh tentang obesitas, berikut ini ada beberapa faktor penyebab obesitas diluar gaya hidup dan pola makan. Yuk simak bersama!

Faktor Penyebab Obesitas Dari Genetik

Selain pola makan, faktor penyebab obesitas lainnya adalah kecenderungan genetik. Mungkin Anda seringkali menjumpai keluarga yang hampir seluruhnya bertubuh gemuk. Dapat dipastikan jika faktor genetik ikut berperan dalam kondisi dan jumlah unsur sel lemak dalam tubuh seseorang.

Resiko obesitas juga sangat besar terhadap bayi yang dikandung oleh ibu yang memiliki kelebihan sel lemak. Kondisi ini akan menyebabkan bayi lahir dalam kondisi dengan berat badan yang berlebihan.

Faktor Penyebab Obesitas dari Lingkungan Sekitar

Nyatanya, faktor lingkungan sedikit banyak berpengaruh terhadap berat badan seseorang. Mungkin Anda pernah dengar sebuah kutipan ini “Gemuk merupakan simbol kemakmuran”. Bayangkan jika Anda tumbuh dalam lingkungan keluarga yang berpegang teguh pada kutipan tersebut. Ada kemungkinan jika Anda akan mengalami obesitas. Dapat disimpulkan jika faktor eksternal pun memainkan peran yang cukup besar sebagai faktor penyebab obesitas.

Faktor Penyebab Obesitas dari Pengaruh Emosional

Dewasa ini, banyak penelitian yang mengatakan jika pengaruh emosional juga termasuk ke dalam faktor penyebab obesitas? Menurut penelitian tersebut, kebanyakan orang yang mengalami obesitas adalah orang yang haus akan kasih sayang. Namun, hal ini juga bisa terjadi secara sebaliknya.

Tekanan batin pun sering dilibatkan dengan faktor penyebab obesitas. Menurut berbagai pengakuan dari beberapa orang yang mengalami masalah obesitas, mereka akan makan lebih banyak disaat-saat mereka merasa cemas atau tegang. Hal ini berbeda dengan mereka yang memiliki berat badan normal, yang dimana jarang makan ketika berada dalam situasi yang mencekam.

Hal ini didapatkan dari sebuah studi yang mempelajari perbedaan orang dengan berat badan berlebih dan orang dengan berat badan normal. Proses penelitan ini adalah dengan membiarkan dua kategori yang berbeda menonton dua film, yang membosankan dan menegangkan, sementara ditemani dengan semangkuk makanan ringan. Hasilnya ditemukan jika mereka yang memiliki kelebihan berat badan cenderung banyak menghabiskan makanan ringan setelah menonton film yang menegangkan.

Faktor Penyebab Obesitas dari Cahaya Lampu

Mungkin ini merupakan informasi yang cukup mengejutkan. Baru-baru ini, sebuah laporan yang diberikan oleh New York Daily News dari London mengemukakan bahwa lampu atau cahaya buatan manusia termasuk ke dalam salah satu faktor penyebab obesitas.

Tidak banyak orang yang mengerti tentang faktor yang satu ini. Semua bergantung kepada ritme sirkadian manusia yang dapat terganggu oleh adanya bola lampu. Ritme ini sesungguhnya berada pada pola 24 jam, atau mengikuti siklus rotasi bumi.

Sayangnya, cahaya buatan manusia justru mempengaruhi ritme sirkadian yang pada dasarnya memicu produksi hormon secara berlebihan. Meski diketahui begitu, faktor penyebab obesitas yang satu ini masih dikategorikan sebagai faktor minoritas atau faktor pendukung dibalik gaya hidup dan pola makan.

Itulah dia beberapa faktor penyebab obesitas yang tidak hanya didasari oleh pola makan. Semoga bermanfaat!

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.