Waspada 6 Faktor Resiko Kanker Payudara Ini!

Kanker payudara sudah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar pada wanita. Meski penyakit ini juga kadang ditemukan pada kaum pria, namun tetap saja wanita lah yang memegang faktor resiko kanker payudara paling besar. Pengetahuan tentang penyakit ini sangatlah minim, sehingga tak jarang penderitanya tak menyadari bahwa ia tengah mengidap penyakit ini. Padahal dengan tindak pencegahan dan penanganan yang tepat, penyakit ini bukanlah apa-apa.

Sebelum terlambat, ayo buat diri Anda berwawasan luas dengan mewaspadai ke-6 faktor resiko kanker payudara berikut ini!

Riwayat Kesehatan Keluarga

Sebagian besar dari kasus kanker payudara berawal dari genetik atau bawaan. Ini mengatakan bahwa jika seorang wanita memiliki nenek, ibu, ataupun saudara kandung wanita yang pernah didiagnosis kanker payudara, memiliki faktor resiko yang sangat besar. Bahkan bila jumlah anggota keluarga yang didiagnosis lebih dari 1, kemungkinannya akan bertambah besar.

Usia

Faktor resiko kanker payudara yang kedua adalah usia. Menurut penelitian di Amerika, 85% mereka yang didiagnosis kanker payudara adalah wanita berusia di atas 70 tahun. Sedangkan sisanya bervariatif, mulai dari umur awal 30-50. Saat menginjak usia 55 tahun atau setelah menopause, maka resikonya akan bertambah. Meski begitu, ada kemungkinan pula mereka yang masih muda dapat terserang penyakit ganas ini.

Menunda Menyusui

Bagi seorang ibu, pasca melahirkan adalah momen paling indah dimana ia bisa menyusui sang bayi. ASI eksklusif ada baiknya diberikan hingga bayi menginjak usia satu setengah sampai dua tahun, demi kebaikan anak dan tentu saja ibunya. Resiko terkena kanker payudara dapat menurun dengan menyusui, begitulah yang diketahui melalui penelitian. Namun tak jarang pula ada ibu yang tak sempat menyusui anaknya karena harus bekerja ataupun kondisi lingkungan yang tak memungkinkan. Inilah yang termasuk ke dalam faktor resiko kanker payudara. Ketika air susu tidak dikeluarkan, makan akan memicu perkembangan sel tidak normal pada area payudara.

Pemakaian Obat-Obatan

Beberapa jenis obat-obat tertentu dapat meningkatkan faktor resiko kanker payudara. Diantaranya adalah pemakaian pil KB, seperti yang dijelaskan melalui The Mayo Clinic and American Cancer Society. Obat lainnya adalah obat diethylstilbestrol atau disingkat dengan DES yang biasa digunakan oleh wanita hamil untuk mencegah keguguran. Pemakaian kedua obat ini dipercaya dapat membuat hormon tidak stabil sehingga menimbulkan reaksi abnormal pada sel-sel di daerah payudara.

Gaya Hidup Tidak Sehat

Kebiasaan hidup yang tidak sehat memicu banyak sekali masalah, mulai dari kelelahan biasa hingga serangan jantung. Awal dari kanker payudara juga bisa saja berawal dari gaya hidup tak sehat tersebut. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi minuman-minuman beralkohol. Kurangnya aktivitas fisik dan junk food bisa saja meningkatkan faktor resiko kanker payudara. Mereka yang punya kecendurungan obesitas juga memiliki faktor resiko kanker payudara yang sama besarnya.

Aborsi

Faktor resiko kanker payudara lainnya adalah aborsi. Pada wanita normal, produksi hormon estrogen yang memicu pertumbuhan payudara akan terus meningkat saat seorang wanita hamil. Inilah awal dari proses laktasi untuk persiapan pasca kelahiran atau masa-masa menyusui. Namun ketika hormon estrogen tersebut dalam fase berkembang dan seorang wanita kemudian melakukan aborsi, maka hormon tersebut menjadi tak stabil yang akhirnya mengakibatkan kanker di daerah payudara.

Itulah dia beberapa faktor resiko kanker payudara yang rasanya perlu untuk Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.