Tips Mudah Mendeteksi Kanker Payudara!

Hampir diseluruh negara maju, frekuensi kasus kanker payudara dapat dikatakan relatif tinggi. Di Indonesia, kanker serviks masih menempati urutan pertama dan kemudian disusul dengan kanker payudara. Namun tetap saja bahaya kanker payudara terus membayangi tak hanya kaum wanita tapi kaum pria. Dari kebanyakan kasus, penderita baru menyadari ketika kanker payudaranya sudah parah atau berada di stadium lanjut. Untuk itu, cari tau yuk cara mendeteksi kanker payudara agar bisa ditangani secepat mungkin!

Kenali Diri Anda Sendiri

Ketika bagian lain dari tubuh Anda terlihat atau terasa berbeda dari biasanya mereka lakukan, Anda haruslah menyadarinya. Misalnya, jika Anda melihat ruam yang tidak biasa pada lengan Anda, atau perubahan di tahi lalat atau gigi, Anda cenderung merasa waspada dan kemudian mengunjungi dokter. Hal yang sama tentu harus Anda lakukan jika merasakan perubahan pada payudara Anda.

Sebenarnya tidak ada “standar” ukuran payudara, bentuk atau teksturnya. Setiap orang adalah unik. Penting sekali untuk merasa akrab dengan payudara Anda sendiri. Ini dapat memudahkan Anda dalam menyadari perubahan yang terjadi, meskipun dalam hal sekecil mungkin.

Jika Anda melihat adanya perubahan dari bentuk atau ukuran normal payudara Anda, segera periksakan ke dokter. Sangat penting untuk diketahui bahwa tanda-tanda dan gejala dari kanker payudara tidak sama untuk semua wanita. Gejala yang paling umum adalah perubahan tampilan atau perubahan tekstur ketika dipegang. Tenaga medis dapat membantu Anda untuk mempermudah pendeteksian kanker payudara dengan berbagai macam alat canggih yang sudah ada. Anda akan merasa lebih lega bila sudah memeriksakan diri ke dokter.

Mendeteksi Kanker Payudara Dari Gejala-Gejalanya

Anda jelas harus waspada pada segala macam tanda-tanda kanker payudara. Hal ini dapat memudahkan Anda dalam mendeteksi kanker payudara secepat mungkin. Hampir semua penderita terkadang telat menyadari tanda-tandanya sehingga tidak mampu mencegah kanker tersebut menyebar luas. Berikut ini adalah gejala-gejalanya:

Bentuk dan ukuran payudara yang berubah dari sebelumnya.
Rasa terbakar atau gatal pada puting susu.
Puting susu mengalami retraksi (tertarik ke dalam)
Keluar cairan dari putinh (nanah kekuningan atau darah)
Rasa nyeri ketika kanker payudara sudah menanjak ke stadium lanjut.

Bila Anda merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke tenaga medis. Biasanya mereka akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan secara biopsi atau mammografi.

Mendeteksi Kanker Payudara Dirumah

Tanpa perlu melakukan pemeriksaan medis, sesungguhnya Anda bisa mendeteksi kanker payudara secara mandiri dirumah. Luangkan beberapa menit dari waktu Anda untuk melakukannya. Berikut ini adalah caranya:

Melihat: Setiap wanita memiliki bentuk yang berbeda. Ada yang memiliki payudara yang hanya besar sebelah. Namun itu bukanlah ancaman jika hal itu adalah hal yang normal bagi Anda, kecual jika terjadi secara tiba-tiba. Lihat apakah ada perubahan yang signifikan pada puting dan kulit disekitarnya. Misalnya, keluar cairan atau kulit yang mengerut seperti kulit jeruk.
Meraba: Memang terkesan aneh, namun ini memanglah jalan yang tepat. Dengan menyentuh, Anda dapat merasakan perubahan pada tekstur payudara yang mungkin mengalami kanker. Cobalah angkat lengan kiri Anda ke atas dan tekuk siku Anda. Raba mulai dari bagian luar payudara hingga belahan dada. Ini dilakukan untuk mencari apakah ada benjolan yang merupakan tanda-tanda dari kanker. Lakukan hal yang sama pada payudara sebelahnya.

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.