Mengenali Stadium dan Gejala Kanker Paru-Paru Sejak Dini

Sesuai dengan namanya, kanker paru-paru merupakan kanker yang menyerang jaringan tipis pada paru-paru, tepatnya lapisan sel yang terletak pada saluran udara. Kanker paru-paru merupakan kanker paling umum ketiga pada wanita dan paling umum kedua pada pria. Ini membuktikan jika pria memiliki risiko 3 kali lebih besar dibandingkan wanita. Sebagai tindak pencegahan, ada baiknya jika Anda mempelajari gejala kanker paru-paru dan stadium-stadiumnya berikut ini!

Gejala Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru memiliki gejala yang seringkali terabaikan. Pada stadium awal, gejala kanker paru-paru biasanya tak banyak disadari dan cukup tersembunyi. Padahal jika dapat disadari lebih awal, maka penanganannya akan lebih mudah ditemukan. Berikut ini adalah beberapa gejala kanker paru-paru yang akan muncul seiring pertumbuhan kanker tersebut:

  • Batuk yang terus memburuk dan sulit sembuh.
  • Sesak napas.
  • Rasa nyeri di dada yang terjadi secara konstan.
  • Batuk yang mengeluarkan darah.
  • Kelelahan ekstrim setiap saat.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Batuk merupakan gejala kanker paru-paru yang paling umum, namun teramat sering diabaikan. Bila batuk terjadi secara terus menerus dan enggan hilang, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.

Karena imunitas tubuh berkurang, orang dengan kanker paru-paru juga akan sering sakit. Penyakit yang diderita paling sering yang berkaitan dengan organ pernapasan seperti bronchitis dan penumonia. Gejala kanker paru-paru yang sering diabaikan lainnya adalah napas yang berbunyi saat tidur dan suara yang semakin lama semakin berubah.

Namun, gejala-gejala diatas bisa saja tidak disebabkan oleh kanker. Banyak masalah kesehatan lainnya yang juga menunjukkan gejala-gejala tersebut. Untuk lebih tepatnya, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan diagnosa lebih lanjut.

Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru-min

Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru-min

Pendeteksian Gejala Kanker Paru-Paru

Dalam pendeteksian gejala kanker paru-paru lebih lanjut, dokter akan menganjurkan tes skrining. Beberapa metode yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Tes lendir yang diambil saat batuk.
  2. CT Scan spiral (helikal).
  3. X-ray dada.

Dokter akan memberikan diagnosa jika hasil dari tes adalah positif. Setelahnya, Anda bisa membicarakan soal penanganan yang tepat. Ingatlah, tes skrining adalah keputusan yang harus Anda pikirkan secara pribadi pro dan kontranya.

Tahapan Kanker Paru-Paru

Ada dua tipe kanker paru-paru yang dibagi oleh dokter, yaitu kanker paru-paru sel kecil dan kanker paru-paru non-sel kecil. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah kanker sudah melakukan penyebaran atau belum, dan dimana sajakah kanker tersebut menyebar.

Proses Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru

Proses Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru

Pada kanker paru-paru sel kecil, ada dua tahapan umum:

  1. Tahap terbatas – Hanya ditemukan di satu sisi paru-paru dan jaringan didekatnya.
  2. Tahap ekstensif – Awal penyebaran ditemukan pada jaringan dada diluar paru-paru. Bila dibiarkan, maka sel kanker akan menyebar ke organ yang cukup jauh.

Sedangkan, untuk kanker paru-paru non-sel kecil, beberapa tahapannya adalah sebagai berikut:

  • Tahap okultisme: Sel kanker yang belum terlihat dalam paru-paru namun sudah ditemukan pada dahak.
  • Stadium 0 – Disebut dengan carcinoma in situ dimana tumor mulai terbentk di dalam lapisan paru-paru terdalam.
  • Stadium 1 – Sel kanker mulai menyebar hanya di area paru-paru.
  • Stadium 2 – Mulai terjadi penyebaran hingga ke dinding dada, kelenjar getah, lapisan paru-paru, dan diafragma.
  • Stadium 3 – Kanker mulai menyebar dan menginfeksi saluran darah dan area mendekati jantung.
  • Stadium 4 – Penyebaran kanker sudah mencapai sisi paru-paru lainnya atau bagian tubuh lainnya. Tidak dapat lagi disembuhkan.

Terapi Alternatif Kemoterapi Untuk Kanker Paru-Paru

Atas perkembangan dunia medis yang begitu pesat. Saat ini klinik kami menggunakan terapi laser yang digunakan dengan zat chlorin yang disuntikkan dalam tubuh. Terapi ini sudah sangat ternama di jerman dan beberapa negara di eropa. Dengan hasil yang terukur, terapi ini bisa memberikan kesempatan terhadap pasien penyakit kanker sampai dengan 90%. Sesuatu yang sangat berbanding terbalik dengan kemoterapi yang hanya memberikan kesempatan sembuh 5%.

Bahaya kemoterapi itu sangat banyak. Diantaranya adalah, terapi ini bukan hanya membunuh sel kanker, tapi juga sel hidup yang masih produktif. Hal ini pula yang membuat para pasien penyakit kanker menjadi kuyu dan berwajah pucat.

Photodynamic Terapi & Vitamin C Serta Terapi Ozon

3 Jenis nama pengobatan diatas adalah hal yang bertujuan untuk memulihkan serta membunuh sel kanker dari dalam tubuh. Ini adalah sebuah kabar gembira dimana Anda bisa sembuh dari penyakit kanker paru – paru, karena hal ini sudah di analisa serta diteliti di banyak negara maju (Rusia, Prancis, Inggris, Jepang) dan negara berkembang (India, Thailand). Sayangnya, karena terapi ini mengancam banyak sekali pihak yang berkepentingan untuk tujuan bisnis kesehatan menyebabkan terapi ini mengalami pergunjingan pro dan kontra di dalamnya. Bahan dan peralatan yang digunakan masih di produksi dalam jumlah kecil, hal ini yang menyebabkan terapi ini cenderung lebih mahal dan masih dibawah radar.

Proses Pengobatan Kanker Paru Paru

Hasil Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru-min

Hasil Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru-min

  1. Terapi Ozon – Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Serta memaksa sel darah untuk bisa bekerja secara maksimal untuk membuat organ tubuh baik yang terkena sel kanker dan sel yang sehat agar terus bekerja dengan baik.
  2. Infus Vitamin C High-Dose – Vitamin C ini berguna untuk membunuh sel kanker. Sebagai ilustrasi, Vitamin C ini adalah pedang dan baju zirah dari sel darah putih yang berperan sebagai antibody alami tubuh kita untuk berperang melawan kanker.
  3. Photodynamic Therapy– Terapi ini hampir sama dengan metode fotosintesis pada tumbuhan. Zat Chlorin E6 yang disuntikkan / dimasukkan dalam tubuh akan secara otomatis diserap oleh sel kanker. Hal ini dikarenakan sel kanker sebagai sel yang minoritas, akan terus melakukan penyerapan secara rakus untuk bisa bertahan. Setelah Chlorin dimasukkan dalam tubuh, selanjutnya dilakukan proses burning cancer cell dengan menggunakan terapi laser dingin (dikenal dengan LLLT atau Akupunktur laser). Laser ini bertujuan untuk melakukan penyinaran terhadap chlorin yang masuk. Reaksi yang terjadi setelah sinar laser dan chlorin e6 ini menyatu adalah proses fotosintesis. chlorin akan membumi hanguskan sel yang menyerap zat ini. Sampai tulisan ini diterbitkan, tidak ada efek samping yang ditemukan dalam terapi ini
  4. GcMAF – adalah sebuah terapi dengan menggunakan obat yang bertujuan untuk meningkatkan imunitas dalam tubuh. Selain untuk melawan kanker, GcMAF banyak digunakan untuk menyembuhkan orang sakit stroke, ataupun sebagai alat bantu selain khleasi untuk terapi anak autis.

Keputusan Ada Ditangan Anda!

Bila Anda tertarik untuk mencoba berbagai macam terapi alternatif modern diatas, Anda bisa menghubungi staff klinik kami untuk membuat janji temu konsultasi dengan tenaga medis kami yang berpengalaman. Persyaratan wajib saat Anda datang ialah, pastikan bahwa Anda memiliki beberapa hal berikut :

  • Memiliki semangat hidup yang tinggi
  • Mengakui bahwa Anda sudah sakit dan siap untuk sembuh
  • Mengerjakan semua PR dengan benar. PR disini bukan berarti Anda membeli obat atau mungkin harus menjalani satu dan beberapa terapi. PR atau Homework dalam hal ini adalah Anda harus menggali apa yang menurut Anda benar dan harus dilakukan. Singkirkan ignorance dan denial!
  • Bawa semua hasil medical checkup terakhir, dan obat-obat an yang dikonsumsi.

Demikianlah sedikit informasi seputar gejala kanker paru-paru dan stadium-stadiumnya untuk menambah wawasan Anda. Semoga bermanfaat!

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.