Mengenal Prosedur Pengobatan Kanker Paru-Paru!

Kanker paru-paru adalah sebuah kanker yang dimulai dalam organ paru-paru. Ini adalah organ yang paling penting dalam mengatur sistem pernapasan manusia. Ada dua tipe utama dari kanker paru-paru yaitu Kanker Paru-Paru Bukan Sel Kecil dan Kanker Paru-Paru Sel Kecil.

Sebagian besar kasus kanker paru-paru ditemukan pada mereka yang sudah berumur di atas 40 tahun, namun memiliki kemungkinan untuk diderita jauh sebelumnya. Penyebab utama dari kanker paru-paru merupakan asap dan racun dalam rokok. Demi menambah pengetahuan Anda, berikut ini adalah beberapa prosedur pengobatan kanker paru-paru yang perlu Anda ketahui!

Diagnosis Kanker Paru-Paru

Sebelum melakukan pengobatan, dokter akan lebih dulu melakukan tes diagnostik yang dimulai dari pemeriksaan dahak untuk diuji. Bronkoskopi mungkin saja dilakukan jika terdapat kecurigaan yang cukup tinggi terhadap kanker paru-paru. Pemeriksaan ini menggunakan sebuah tube serat optik berdiameter kurang lebih 7 mm yang dimasukkan melalui mulut atau hidung ke dalam paru-paru di bawah bius lokal atau sedasi ringan. Pemeriksaan selanjutnya adalah tes fungsi paru dan CT Scan.

Pengobatan Kanker Paru-Paru dengan Operasi

Pembedahan atau operasi merupakan salah satu pengobatan kanker paru-paru yang sudah umum. Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mengantisipasi penyebaran sel kanker dengan mengangkat sebagian jaringan kanker yang berada pada paru-paru. Berikut ini adalah beberapa jenis prosedur operasi pengangkatan kanker paru-paru:

  • Wedge Resection: Pengangkatan sebagian kecil jaringan paru-paru untuk mencegah terjadinya penyebaran sel-sel kanker.
  • Lobektomi: Operasi pengangkatan hampir seluruh bagian lobus (bagian dari paru-paru yang memiliki batas jelas) dalam satu sisi paru-paru. Paru-paru kiri memiliki dua lobus, sementara paru-paru kanan mempunyai tiga lobus.
  • Penumonektomi: Prosuder pengangkatan salah satu sisi dari paru-paru secara keseluruhan. Pengobatan kanker paru-paru ini terpaksa dilakukan jika sel-sel kanker sudah menyebar hingga ke seluruh bagian paru-paru.

Meskipun telah melewati salah satu dari prosedur operasi diatas, pasien tetap bisa bernapas. Jaringan yang masih tersisa dapat berfungsi layaknya paru-paru, namun tentu saja tidak dapat maksimal. Diperlukan sekiranya waktu berminggu-minggu untuk memulihkan kondisi tubuh setelah melakukan operasi pengangkatan paru-paru.

Sayangnya, pengobatan kanker paru-paru ini dapat berujung pada komplikasi sama halnya dengan operasi-operasi pembedahan lainnya. Komplikasi operasi paru-paru diantara lainnya adalah penggumpalan darah, peradangan pada paru-paru dan pendarahan.

Pengobatan Kanker Paru-Paru dengan Kemoterapi

Diselingi dengan istirahat, pengobatan kanker paru-paru dengan kemoterapi membutuhkan proses beberapa minggu atau bulan, dan dilakukan secara berkala. Bertujuan untuk memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, membunuh sel-sel kanker dan menghambat penyebarannya.

Biasanya pula, kemoterapi akan dikombinasikan dengan operasi baik dilakukan setelah atau sebelum prosedur pengangkatan. Hal ini tentu membuat pengobatan kanker paru-paru menjadi lebih efektif. Beberapa efek samping yang muncul dari kemoterapi diantaranya adalah mual disertai muntah, kelemahan fisik, muncul tukak lambung, dan rambut yang rontok.

Pengobatan Kanker Paru-Paru dengan Radioterapi

Selain dua pengobatan diatas, ada pula prosedur radioterapi yang menggunakan energi radiasi dalam membunuh sel-sel kanker. Prosedur ini biasa dilakukan pascaoperasi untuk membunuh sel-sel kanker yang tidak terangkat. Radioterapi juga dilakukan untuk memperlambat tingkat penyebaran kanker dan meredakan rasa sakit. Beberapa efek samping yang bisa terjadi dari radioterapi sebagai pengobatan kanker paru-paru antara lain adalah: sakit di bagian dada, batuk berdahak yang bercampur dengan darah, kelelahan ekstrim, kesulitan dalam menelan makanan, dan kulit memerah.

Pengobatan Alternatif Modern Kanker Paru-Paru

Hasil Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru-min

Hasil Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru-min

Perkembangan dunia teknologi kedokteran memungkinkan pasien penderita kanker untuk sembuh, secara khusus bagi penyakit kanker paru paru. Terapi Photodynamic atau lebih dikenal dengan PDT, merupakan sebuah metode pengobatan yang menggunakan sinar laser dingin dan cairan chlorine e6 yang berguna untuk melakukan proses paksa fotosintesis pada sel kanker. Hal ini sangat memungkinkan untuk dilakukan bagi pasien penderita awal kanker paru paru yang tidak ingin menjalani pengobatan konvensional dengan ke 3 cara diatas, Operasi, Kemoterapi dan Radioterapi.

Terapi PDT saat ini sering dilakukan di luar negeri jika ada beberapa alasan berikut :

  1. Ada tumor di kedua bilah organ paru – paru
  2. Pasien memiliki kondisi medis yang tidak memungkinkan untuk melakukan anestesi umum
  3. Kanker telah datang berkembang cepat pada paru paru dan sekitaran.

Terapi PDT ini juga bisa digunakan untuk ANda yang telah menderita kanker paru paru tingkat akhir sampai menghalangi saluran udara hingga pasien terengah engah. Terapi ini tidak memiliki efek samping dan memiliki tingkat kesuksesan yang lebih besar daripada pengobatan medis konvensional yang ditawarkan.

Proses Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru paru

PDT adalah sebuah pengobatan medis yang bisa dilakukan tanpa harus menginap di rumah sakit atau klinik.

  1. Pada langkah pertama, dokter menyuntikkan obat photosensitising ke dalam aliran darah Anda. Sel-sel di seluruh tubuh menyerap obat tetapi tetap dalam sel kanker lebih lama dari pada sel normal. Obat membuat sel-sel sensitif terhadap cahaya laser. Sekitar 2 sampai 4 hari setelah injeksi sebagian besar obat telah meninggalkan sel normal tetapi tetap dalam sel-sel kanker.
  2. Pada langkah kedua beberapa hari kemudian, Anda pergi ke klinik rawat jalan. Di bawah anestesi lokal atau anestesi umum, Anda memiliki bronkoskopi. Dokter menempatkan tabung bawah bronkoskop yang bersinar cahaya yang sangat terang di tumor. cahaya memicu obat untuk menghancurkan sel-sel kanker. PDT juga tampaknya mengecilkan tumor dengan merusak pembuluh darah di tumor sehingga tidak bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Para peneliti berpikir bahwa PDT mungkin juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel-sel tumor.
  3. Pada langkah ketiga, Anda perlu memeriksa kembali dengan bronkoskopi setelah 48 jam kemudian untuk membuang jaringan yang rusak dari daerah mana tumor itu. Ini disebut debridement.

Biaya & Konsultasi Photodynamic Therapy

Proses Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru

Proses Pengobatan PDT Photodynamic Terapi Untuk Kanker Paru Paru

Kabar gembira bagi Anda. Kini dengan peralatan canggih yang klinik kami miliki, Anda tidak perlu lagi untuk melakukan wisata medical ke luar negeri. Dengan tenaga medis yang terampil dan berpengalaman, Anda akan mendapatkan banyak manfaat dengan menggunakan photodynamic therapy di tangan yang tepat. Segera hubungi klinik kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap!.

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.