Gejala & Penyebab Kanker Ovarium

Penyebab kanker ovarium sebenarnya belum diketahui pasti, namun para peneliti berhasil menemukan beberapa pemicunya. Mari kita bahas mengenai penyakit yang mengakibatkan tumbuhnya kanker ovarium di bagian jaringan epitel. Apa saja faktor pemicu kanker ovarium?

Penyebab Kanker Ovarium

  1. Usia wanita yang berada di atas 63 tahun atau yang sudah menopause berisiko tinggi mengalami kanker ovarium.
  2. Sejarah reproduksi yakni wanita yang mengalami menstruasi sebelum berusia 12 tahun, tidak punya anak dan juga melahirkan setelah usia 30 tahun.
  3. Penggunaan obat-obatan seperti clomiphene citrate yang berguna untuk menyuburkan kehamilan dalam waktu yang lama bisa menjadi pencetus kanker ovarium.
  4. Wanita yang mengalami obesitas dan malas bergerak bisa menderita kanker ovarium.
  5. Terdapat riwayat keluarga yang mengalami kanker ovarium.

Nah, mari kita lanjutkan mengenai kanker ovarium. Tahukah Anda bahwa kebanyakan kasus kanker ovarium sering kali terdeteksi ketika sudah berada pada stadium lanjut. Sebagaimana telah disebutkan di awal artikel, kanker ovarium terjadi karena pertumbuhan sel-sel abnormal pada satu atau dua indung telur (organ reproduksi yang dimiliki wanita guna menghasilkan sel telur / ovum dan hormon estrogen serta progesteron.

Kanker ini dapat terjadi pada bagian jaringan sel germinal yang memproduksi ovum, sel stromal yang menghasilkan estrogen dan progesteron atau pada sel epitel yang membungkus indung telur. Namun, biasanya kanker berawal dari jaringan sel epitel. Sebagian besar kanker ovarium berawal dari kista. Oleh karena itu, apabila terdapat kista pada bagian indung telur maka harus segera dilakukan pemeriksaan guna mengetahui apakah kista jinak atau ganas. Kista yang berbahaya menuju pada kanker ovarium adalah apabila cepat membesar, muncul di usia remaja atau pasca-menopause kista yang berdinding tebal dan punya bagian padat.

Apa saja tanda-tanda kanker ovarium? Sebagaimana telah disinggung, tanda-tandanya tidak cukup spesifik namun masih bisa dideteksi. Beberapa gejala yang mesti Anda waspadai antara lain adalah sebagai berikut:

  • Terjadi konstipasi atau sering berkemih, hal ini karena mungkin tumor sudah menekan kandung kemih.
  • Terjadi penekanan atau peregangan di bagian panggul yang mengakibatkan nyeri spontan ataupun nyeri ketika sedang berhubungan seksual.
  • Pada stadium lanjut, cairan dalam rongga perut akan menimbun dan cairan menyebar ke lemak perut dna organ-organ lain di bagian perut seperti usus dan hati. Perutpun membuncit dan kembung dan menyebabkan penderita sering mual. Tidak hanya itu, penderita bisa mengalami penurunan nafsu makan, buang air besar dan buang air kecil terganggu. Cairan dapat menumpuk di rongga dada yang mengakibatkan penderita sesak napas.

Namun, bukan berarti penyebab kanker ovarium tidak bisa dicegah. Pasti bisa! Salah satunya adalah dengan pemeriksaan USG transvaginal yang mendeteksi penyebaran sel tumor. Anda masih bisa terhindar dari kanker ovarium!
 

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.