Cara Mengobati Kanker Darah

Cara mengobati kanker darah, apakah bisa? Sebenarnya bahasa lebih tepat adalah “menangani”, yakni dimana penderita bisa menjalani aktivitas “normal” dan tidak mengalami gejala-gejala yang menyakit. Mari ketahui terlebih dahulu mengenai fakta-fakta kanker darah!
Kanker darah adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan jumlah sel darah putih secara abnormal sehingga merusak fungsi kerja sel darah putih yang seharusnya. Kanker darah atau sering disebut sebagai leukimia biasanya menyerang organ-organ berikut dalam tubuh manusia: sumsum tulang dan jaringan getah bening.

Ada banyak faktor pemicu terjadinya kanker darah, di antaranya adalah virus, faktor keturunan, radiasi dan juga leukimia sekunder. Beberapa orang yang mengalami penyakit kanker darah sering mengalami flu yang sulit hilang, wajah pucat, mudah lesu, sakit kepala, berat badan turun secara drastis serta nyeri di bagian tulang serta mudah luka dan memar tanpa sebab yang jelas. Jadi, bagaimana menanganinya?

Cara Mengobati Kanker Darah

Sebagaimana telah disebutkan, penyakit kalau sudah menjangkiti tubuh tidak bisa sembuh total dan tidak dipungkiri bisa hadir di kemudian hari. Namun, kita bisa menangani agar tidak muncul gejala-gejala yang mengganggu aktivitas normal:

Kemoterapi

Kemoterapi bisa dilakukan dengan banyak cara, seperti misalnya penyuntikan pada pembuluh darah balik / intravena, penyuntikan langsung pada cairan cerebrospinal dan sebagainya. Namun memang kemoterapi kadang bisa menimbulkan efek samping lainnya bagi pasien.

Terapi Biologi

Terapi biologi berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien agar bisa bertahan menghadapi kanker. Jenis ini biasanya menggunakan alat suntikan intravena. Namu, terapi biologi ini bergantung pada tipe kanker darah yang diderita. Sebagai contoh, mereka yang menderita leukimia limfositik kronis cocok dengan terapi antibodi monoklon. Sementara, mereka yang menderita leukimia myelo kronis cocok dengan terapi interferon.

Transplantasi Sel Induk

Transplantasi Sel Induk menuntut biaya yang tidak sedikit dan bahkan sangat tinggi dan mengharuskan pasien dirawat di rumah sakit dalam waktu yang cukup lama. Mekanisme penanganan medisnya adalah dengan pemberian obat berdosis tinggi ataupun digabungkan dengan radiasi. Dengan begitu, sel-sel jahat dan normal akan dihancurkan secara sekaligus. Kemudian, sel-sel yang sehat dimasukkan ke dalam tubuh pasien menggunakan tabung fleksibel yang dipasang di bagian pembuluh intravena yang ada di bagian dada dan leher. Sel-sel induk hasil transplantasi ini akan terus bertumbuh dan kemudian menghasilkan sel-sel baru.

Demikianlah cara menangani kanker darah. Memang, penyakit ini termasuk sulit untuk ditangani tetapi bukan tidak mungkin untuk dilakukan. Setiap orang pasti punya harapan hidup dan beraktivitas normal meski sedang dalam keadaan sakit, yang terpenting adalah punya motivasi diri pula untuk menjalani perawatan-perawatan medis yang disarankan! Dengan begitu, seseorang bisa lebih bertahan hidup!

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.