Terapi untuk Pengobatan Diabetes Melitus

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang dapat membawa penderitanya menuju berbagai macam penyakit komplikasi berbahaya dan bisa berujung pada kematian. Untuk itulah diperlukan pengobatan diabetes melitus agar kemungkinan tersebut tidak terjadi.

Tujuan utama dari setiap pengobatan diabetes melitus adalah untuk mempertahankan kadar gula darah stidaknya mendekati batas wajar. Dengan begitu, segala macam risiko komplikasi dapat berkurang secara signifikan. Berikut ini adalah beberapa informasi, tips, dan panduan seputar pengobatan diabetes melitus yang bisa Anda dapatkan!

Perbedaan Jenis/Tipe Penyakit Diabetes Melitus

Sebelum mengetahui cara pengobatan diabetes melitus, ada baiknya jika Anda terlebih dulu mengetahui perbedaan umum dari dua jenis diabetes melitus. Berikut ini adalah penjelasannya:

  1. Diabetes melitus tipe 1 : Dapat dikatakan jika tipe yang satu ini merupakan jenis dari diabetes melitus yang paling kompleks. Pada diabetes tipe satu, sel penghasil insulin yang berada di pankreas mengalami kerusakan akibat diserang oleh sistem pertahanan tubuh. Kondisi ini membuat hormon insulin tidak dapat diproduksi dan memicu peningkatan kadar gula dalam darah. Penyebab dari diabetes tipe 1 adalah infeksi virus dan faktor genetik.
  2. Diabetes melitus tipe 2 : Penyebab paling umum dari diabetes melitus tipe 2 adalah lingkungan dan gaya hidup. Tipe diabetes ini seringkali ditemukan di benua Amerika, Afrika, dan Asia. Diabetes melitus tipe 2 terjadi akibat adanya resistansi insulin meskipun hormon ini sudah diproduksi secara cukup.

Terapi Farmakologi untuk Pengobatan Diabetes Melitus

Dokter biasanya akan menyarankan beberapa terapi untuk mengatasi penyakit diabetes. Berikut ini adalah terapi yang bisa dilakukan untuk penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2:

  1. Terapi Sulih Insulin: Untuk pengobatan diabetes melitus tipe 1, metode yang dilakukan adalah terapi sulih insulin. Pada diabetes tipe 1 ini, tubuh kekurangan hormon insulin sehingga sulit untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Terapi sulih insulin dilakukan dengan cara disuntikan biasanya pada dinding perut, lengan, dan paha. Penderita diabetes melitus tipe 1 dapat menggunakan pompa insulin (insulin pump) maupun pulpen insulin (insulin pen). Ada beberapa bentuk dasar dari insulin, diantaranya adalah insulin kerja lambat, insulin kerja sedang, dan insulin kerja cepat.
  2. OHO (Obat Hipoglikemik Oral): Pemberian obat oral hanya bisa diberikan oleh pasien diabetes melitus tipe 2. Beberapa golongan sulfonilurea yang dipakai diantara lain adalah klorpropamid, glipizid, tolbutamid, dan gliburid yang mampu meningkatkan keefektivitasan insulin atau merangsang pelepasan insulin di pankreas. Salah satu OHO lainnya, yaitu metfromin, bekerja dengan cara lain. Obat ini hanya mampu meningkatkan respon tubuh terhadap insulin meski tidak mempengaruhi pelepasan insulin. Pemakaian obat ini biasanya dilakukan sebanyak satu kali. Dalam beberapa kasus khusus, OHO bisa digunakan 2-3 kali dalam sehari.

Panduan Pengobatan Diabetes Melitus

Selain melakukan dua metode diatas, Anda juga bisa melakukan pengobatan diabetes melitus dengan cara yang sederhana. Cara itu adalah penerapan gaya hidup yang sehat. Mulailah dari pengelolaan menu makanan, peningkatan frekuensi berolahraga, pengaturan stres, dan istirahat yang cukup. Semua itu akan berhasil jika dilakukan secara disiplin dan teratur.

Demikianlah sedikit informasi seputar pengobatan diabetes melitus, baik tipe 1 maupun tipe 2. Lakukan selalu pemeriksaan rutin dan konsultasi dengan dokter Anda untuk memantau kadar gula darah Anda setiap waktu. Semoga bermanfaat!

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.