Panduan Pengobatan Diabetes Melitus Tanpa Efek Samping

Diabetes melitus adalah jenis penyakit yang sangat sulit untuk disembuhkan, namun bukan tidak mungkin untuk dikendalikan. Tujuan dari setiap pengobatan diabetes melitus adalah untuk menjaga kadar gula darah tetap mendekati kisaran normal. Caranya adalah dengan menggunakan obat-obatan, baik yang digunakan secara disuntikkan maupun langsung ditelan (oral).

Namun, pengobatan tidak akan jauh dari kata efek samping. Ini yang mungkin banyak dikhawatirkan oleh para penderita diabetes yang akhirnya banyak memilih jalan alternatif. Berikut ini adalah bahasan mengenai panduan pengobatan diabetes yang minim efek samping.

Mengenali Pengobatan Diabetes Melitus

Tidak hanya harus mengenali penyakit yang Anda derita, Anda juga perlu mengenali efek samping yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan obat untuk diabetes. Ada dua kemungkinan efek samping yang bisa terjadi, yaitu hiperglikemia dan hipoglikemia. Karena inilah, Anda perlu mengenali gejala untuk masing-masing efek samping yang bisa terjadi.

Hiperglikemia merupakan kondisi dimana terjadi kenaikan gula darah. Meski efek samping ini jarang terjadi, namun Anda juga perlu mengetahuinya. Gejala-gejala diantaranya adalah cepat merasa haus, pandangan tak jelas, dan sering buang air kecil.

Sedangkan untuk efek samping dari pengobatan diabetes yang paling sering ditemukan adalah hipoglikemia dimana gula darah turun cukup drastis. Beberapa gejala yang ditimbulkan adalah lemas, pusing, detak jantung meningkat, lapar, gelisah dan mengantuk.

Apa Penyebab Timbulnya Efek Samping dalam Pengobatan Diabetes?

Ada beberapa faktor utama yang dapat menjadi penyebab timbulnya efek samping dalam penggunaan obat diabetes. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

Jenis Pengobatan Diabetes: Tidak semua orang bisa cocok dengan satu jenis obat yang sama. Untuk bisa mencegah efek samping terjadi, sebaiknya bicarakan pemilihan jenis obat yang baik dengan dokter Anda. Meski begitu, efek samping dapat dikategorikan hal yang wajar selama tidak berpotensi membawa penderitanya ke arah yang lebih buruk.
Konsumsi Minuman Beralkohol: Penderita diabetes sangan tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman beralkohol karna dapat menurunkan gula darah secara drastis. Apalagi jika Anda sedang dalam masa penggunaan obat.
Makan Tidak Teratur: Penyebab utama timbulnya efek samping hipoglikemia adalah karena penderita diabetes tidak mematuhi jadwal makan yang sudah diatur.
Aktifitas Fisik yang Berat: Hipoglikemia juga sering kali dipicu oleh aktifitas fisik yang terlampau berlebihan. Benar jika olahraga adalah hal baik bagi penderita diabetes, namun harus dilakukan sesuai dengan kemampuan individual Anda.

Menindaki Penanganan Lebih Lanjut

Jangan dulu panik jika Anda mengalami efek samping tak terduga setelah melakukan pengobatan diabetes. Efek samping yang ringan masih bisa Anda tangani sendiri dengan mengonsumsi makanan manis sehat atau tablet glukosa. Jika saja gejala hipoglikema tidak hilang juga setelah melakukan hal tersebut, Anda berhak untuk menghubungi dokter.

Dalam kondisi hiperglikemia setelah penggunaan obat diabetes, segeralah pergi ke dokter. Tujuannya tentu saja untuk mengetahui apakah obat yang Anda gunakan tidak cocok atau pengurangan dosis agar tidak lagi menimbulkan efek samping yang sama.

Pemilihan Pengobatan Diabetes Alternatif

Pengobatan alternatif memang erat kaitannya dengan pengobatan herbal. Dan benar jika banyak tumbuhan dan bahan herbal yang menyimpan manfaat dalam mengobati diabetes. Contohnya saja adalah kunyit, gingseng, kayu manis, dan banyak lagi yang lainnya.

Demikianlah sedikit informasi seputar panduan untuk pengobatan diabetes yang bisa digunakan untuk meminimalisir efek samping. Semoga bermanfaat!

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.