Jenis Olahraga Paling Baik untuk Penderita Penyakit Diabetes Melitus
Pilates dan Yoga Merupakan Jenis Olahraga Yang Sering dipilih Para Pengidap Penyakit Diabetes Melitus

Pilates dan Yoga Merupakan Jenis Olahraga Yang Sering dipilih Para Pengidap Penyakit Diabetes Melitus

Obesitas seringkali dikaitkan dengan penyakit diabetes melitus. Untuk mencegahnya, pasien DM dianjurkan untuk melakukan olahraga. Namun hanya untuk itukah tujuan dari olahraga bagi penderita DM? Tentu tidak.

Diabetes melitus adalah kondisi dimana terjadi kelainan metabolisme glukosa yang tentu ada hubungannya dengan peran hormon insulin. Ada dua macam diabetes, tipe 1 dan tipe 2. Pada diabetes tipe 1, penyebab utamanya adalah jumlah insulin yang tidak mencukupi kebutuhan. Sedangkan pada tipe 2, hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang resisten terhadap insulin. Akibatnya, kadar gula darah dalam tubuh meningkat dengan drastis. Demi mengontrolnya, olahraga yang dibarengi dengan pola makan yang baik sangat dibutuhkan.

Olahraga untuk Penderita Penyakit Diabetes

Menurut hasil beberapa penelitian, aktivitas fisik atau olahraga yang dilakukan secara terarah memiliki banyak manfaat untuk pasien penyakit diabetes melitus. Berikut ini diantaranya:

  • Mencegah komplikasi
  • Menstabilkan kesehatan emosi
  • Menurunkan kadar lemak dan kadar gula darah karena mampu merangsang sensitivitas sel-sel tubuh terhadap insulin
  • Menurunkan resiko penyakit jantung
  • Menjaga berat badan ideal.

Pilihan Olahraga untuk Penderita Diabetes Melitus

Jika Anda adalah pasien DM, berikut ini adalah pilihan olahraga yang disarankan:

  1. Weight Lifting (Angkat Beban) – Karena dinilai mampu membakar lemak serta meningkatkan kekuakatan otot dan tulang, angkat beban sangat disarankan untuk dilakukan 2-3 kali dalam seminggu. Gunakanlah barbel atau alat-alat latihan yang biasa disedikan di pusat-pusat kebugaran. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan beban tubuh sendiri seperti melakukan sit up dan push up.
  2. Aerobik – Bersamaan dengan angkat beban, pasien penyakit diabetes melitus sangat disarankan untuk menjalankan aerobik. Dalam waktu 30 menit saja, Anda dapat membakar kalori yang banyak. Minimal lakukan 5 kali dalam seminggu. Bila ini pertama kalinya Anda melakukan olahraga secara intensif, lakukanlah secara bertahap. Misalnya: hari pertama lakukan 5 menit, kemudian esoknya 10 menit, dan begitu selanjutnya. Pilihan latihan aerobik yang bisa dilakukan antara lain: dansa, jalan cepat, bersepeda, berenang, dan mendaki.
  3. Yoga – Bila dua jenis olahraga diatas sulit untuk Anda lakukan, Anda bisa melakukan olahraga ini. Yoga bisa membuat Anda lebih rileks dan melancarkan peredaran darah sehingga proses metabolisme dapat berjalan dengan baik. Pilihan olahraga intensitas rendah lainnya adalah bersepeda santai dan jalan santai.

Tips Penderita Penyakit Diabetes Melitus

Banyak sekali hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum dan setelah melakukan olahraga. Berikut ini adalah tips-tipsnya:

  • Selalu cek kadar gula sebelum Anda berolahraga. Jika kadar gula kurang dari 70 mg/dl atau lebih dari 250 mg/dl, sebaiknya tunda dulu olahraga Anda.
  • Jenis olahraga untuk penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 tentulah berbeda. Pilih olahraga intensitas rendah hingga sedang untuk pasien diabetes tipe 1. Sedangkan olahraga yang dapat membentuk otot baik untuk pasien diabetes tipe 2.
  • Lakukan olahraga dengan porsi yang tepat dan tidak berlebihan.
  • Sebaiknya konsultasikan metode olahraga yang paling baik dengan dokter Anda. Cek kesehatan Anda setiap bulan untuk melihat perkembangan kesehatan Anda.

Ingatlah jika olahraga tidak bisa dilakukan sementara. Jadikanlah olahraga sebagai gaya hidup Anda yang lebih baik. Bagi pasien penyakit diabetes melitus, olahraga secara rutin mampu mencegah komplikasi yang seringkali terjadi.

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.