Gula untuk Diabetes – Pilih Pemanis yang Tepat!

Gula untuk diabetes – apakah mungkin penderita diabetes mengonsumsi gula? Sementara jika kita tahu selama ini justru gula adalah salah satu faktor penyebab penyakit diabetes. Pada dasarnya mengonsumsi makanan manis tidak dilarang bagi para penderita diabetes. Yang terpenting adalah keseimbangan asupan makanan. Namun memang penting untuk para penderita diabetes menghindari beberapa jenis gula. Ingat! Gula bukan hanya gula putih. Ada banyak pengganti gula yang menghasilkan rasa manis dengan kandungan kalori yang minimal.
Cara terbaik untuk para penderita diabetes bisa tetap mengonsumsi makananan atau minuman dengan rasa manis adalah gunakan pemanis yang memiliki kandungan gula sangat minimal.

Gula untuk Diabetes

Beberapa jenis pemanis buatan dengan gula yang sangat minimal, antara lain sebagai berikut:

Sakarin

Sakarin adalah pemanis yang tidak memiliki kandungan kalori namu punya rasa lebih manis sekitar 300-500 kali daripada gula. Walaupun pemanis ini bisa menjadi pilihan bagi para penderita diabetes namun penelitian mengingatkan bahaya sakarin yakni memicu bertambahnya berat badan. Sakarin bisa digunakan untuk makanan panas ataupun makanan dingin. Tetapi, perlu diperhatikan bahwa pemanis sakarin tidak dianjurkan bagi wanita hamil dan menyusui.

Sucralose

Sucralose merupakan jenis pemanis non-nutritif yang cocok bagi para penderita diabetes. Pemanis buatan sucralose lebih manis hinga 600 kali daripada gula tetapi tidak berefeks samping menaikkkan gula darah. Pemanis ini bisa digunakan pada makanan panas dan dingin. Beragam makanan diproses biasanya memiliki kandungan gula ini.

Aspartam

Aspartam adalah pemanis non-nutritif yang lebih manis hingga 200 kali daripada gula dan tidak memiliki kandungan kalori. Pada suhu panas, tingkat kemanisan aspartam akan berkurang. Pemanis buatan ini bisa digunakan pada makanan hangat dan dingin. Namun, perlu diperhatikan bahwa mereka yang menderita phenylketonuria tidak dianjurkan untuk mengonsumsi pemanis buatan satu ini.

Stevia

Stevia adalah tanaman yang bisa memberikan rasa manis dan bebas kalori sehingga lebih baik daripada gula. Selain itu, stevia juga tidak mengakibatkan kenaikan gula darah. Namun, sayang sekali pemanis ini sering kali dikombinasikan dengan agen pencurah sehingga bentuk stevia bisa dicurahkan. Nah, agen pencurah inilah yang diduga dapat mengakibatkan kenaikan gula darah.

Agave

Agave adalah turunan dari getah dari tanaman agave. Walaupun agave adalah bentuk dari gula tetapi indeks glikemiknya rendah sehingga diserap lama oleh tubuh sehingga tidak mengakibatkan kenaikan gula darah. Tingkat rasa manis agave sekitar 2 kali lebih manis daripada gula biasa. Kebanyakan pemanis agave terdapat dalam bentuk sirup sehingga sebagian ahli gizi menilai pemanis agave memiliki kandungan fruktosa tinggi, gula sederhana yang ada pada buah.

Alkohol gula

Alkohol gula atau disebut juga polyols adalah turunan serat alami yang terdapat dalam sayur-sayuran dan buah-buahan. Pemanis ini memiliki kandungan karbohidrat sehingga dapat dikelompokkan sebagai pemanis nutritif. Namun, jenis gula ini rendah kalori sehingga bisa dijadikan pengganti gula untuk diabetes.
Penderita diabetes masih bisa mengonsumsi makanan dan minuman yang manis – asal tahu memilih jenis pemanis atau gula untuk diabetes yang tepat.

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.