Apa Bedanya Demam Dengue dengan Demam Berdarah Dengue?

Tidak banyak orang mungkin yang tau jika demam dengue dan demam berdarah dengue adalah dua penyakit yang berbeda. Sebagian mungkin tidak mengenal istilah demam dengue, dan hanya tau demam berdarah dengue. Meskipun kedua penyakit ini memiliki penyebab yang sama yaitu karena infeksi virus dengue, tetap saja keduanya berbeda satu sama lain.

Lantas, apa sih yang membedakan demam dengue dan demam berdarah dengue? Cari tau saja penjelasannya berikut ini!

Perbedaan Gejala Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue

Anda bisa melihat perbedaan antara demam dengue dan demam berdarah dengue dari gejalanya. Berikut ini adalah perbandingannya agar Anda bisa membedakan demam dengue dan demam berdarah dengue dengan benar.

Gejala Demam Dengue:

Demam tinggi yang tak kunjung hilang.
Muncul bintik-bintik merah.
Mual dan muntah.
Sakit pada bagian belakang bola mata.
Sakit kepala.
Muka kemerahan.
Nyeri sendi atau seluruh bagian tubuh.

Gejala Demam Berdarah Dengue:

Gejala-gejala yang ada pada demam dengue.
Memar di kulit akibat pendarahan.
Keluar darah dari mulut, hidung, atau gusi.
Muntah terus-menerus.
Rasa haus yang berlebihan.
Pendarahan di organ dalam menyebabkan feses berwarna kehitaman atau disertai darah.
Tubuh dingin dan pucat.
Sering mengantuk atau kesadaran menurun drastis.

Bahaya Mana, Demam Dengue atau Demam Berdarah Dengue?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, demam berdarah dengue memiliki gejala yang sama dengan demam dengue, namun saja lebih parah. Perbedaan mendasar dari keduanya juga dapat diketahui melalui jumlah plasma darah.

Demam berdarah dengue menyebabkan kebocoran plasma dari sel di pembuluh darah. Hal inilah yang membuat plasma darah menurun jumlahnya pada orang yang menderita demam berdarah dengue. Berbeda dengan demam dengue yang tidak dapat menyebabkan kebocoran plasma darah.

Apa yang terjadi jika plasma darah menurun jumlahnya? Konsentrasi darah akan lebih mengental dibanding kondisi normal sehingga mempengaruhi pemasokan nutrisi untuk organ-organ penting dalam tubuh manusia. Bisa ditarik kesimpulan bahwa demam berdarah dengue lebih berbahaya ketika dibandingkan demam dengue. Bahkan penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani.

Tindak Pencegahan Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue

Seperti yang sudah dikatakan, kedua penyakit ini disebabkan oleh nyamuk bernama Aedes aegypti. Karena penyebabnya sudah diketahui, tindak pencegahannya tentu akan menjadi lebih mudah. Nyamuk ini bisa berkembang biak di dalam ataupun di dalam rumah. Selalu bersihkan wadah air di sekitar rumah, dan bersihkan saluran air di depan rumah. Selalu jaga kebersihan rumah dan jangan menggantung pakaian di tempat gelap karena bisa menjadi sarang nyamuk. Jika diperlukan, adakan penyemprotan sarang nyamuk setiap bulan. Seperti pepatah “lebih baik mencegah daripada mengobati”, tindakan pencegahan demam dengue dan demam berdarah dengue ini sangat penting untuk Anda ketahui.

Demikianlah sedikit bahasan seputar perbedaan demam dengue dan demam berdarah dengue yang seringkali diabaikan oleh orang banyak. Meski berbeda, demam dengue bisa berubah menjadi demam berdarah dengue jika saja tidak ditangani dengan tepat. Dapat dikatakan pula demam berdarah dengue adalah bentuk yang lebih parah dari demam dengue. Semoga bermanfaat!

Terapi Ozon sudah teruji membantu pemulihan atas beragam ketidakseimbangan imunitas yang terjadi pada tubuh manusia.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.