Penyebab Sembelit Pada Bayi

Tidak hanya anak-anak ataupun orang dewasa, bayipun rentan terhadap sembelit atau kesulitan buang air besar. Mengapa bisa sampai seperti itu? Berikut beberapa penyebab sembelit pada bayi yang perlu Anda ketahui:

Mengonsumsi susu formula secara berlebhan. Ini biasanya dialami oleh bayi yang tidak memperoleh ASI eksklusif.
Bayi sedang dlaam masa peralihan dari ASI eksklusif ke makanan padat pertama.
Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang telah difortifikasi zat besi (Fe). Sebagai contoh bayi yang menderita anemia.
Kurang mengonsumsi cairan. Ini biasanya terjadi pada bayi yang telah diberi konsumsi susu formula dan makanan padat.
Kurang mengonsumsi makanan berserat. Biasanya dialami oleh bayi yang sudah memulai makan makanan padat.
Sering menahan buang air besar. Bayi yang tidak nyaman, tidak mau duduk di pispot ataupun karena terlalu asyik bermain.

Apa saja tanda bayi mengalami sembelit? Berikut beberapa cirinya:

Bayi tidak buang air besar secara rutin dan teratur, yakni lain dari kebiasaan frekuensi buang air besarnya.
Bayi terpaksa mengejan dan timbul rasa sakit ketika mengeluarkan feses.

Jadi, bagaimana jika bayi mengalami sembelit? Salah satu pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan pada bayi tercinta, antara lain adalah sebagai berikut:

Tekuk pada kedua paha bayi ke arah perut. Degan begitu akan terjadi peningkatan tekanan pada bagian perut sehingga kotoran terdorong keluar.
Pihjat pada bagian bawah pusar dengan lembut dan secara konstan kira-kira 3-5 menit. Dengan begitu, perasaan ingin buang air besarpun dirangsang.
Jika upaya tersebut tidak menunjukkan hasil maka sebaiknya segera bawa bayi ke dokter.

Di samping poin-poin di atas, bijaksana untuk memerhatikan penyebab sembelit pada bayi sebagaimana sudah disebut di atas dan menghindari faktor-faktor pemicu tersbeut. Beberapa tips untuk menghindarkan bayi dari diare bisa Anda lakukan, sebagai berikut:

Jika ibu memamg memungkinkan, sebaiknya bayi diberi ASI eksklusif tanpa makanan tambahan ataupun minuman selama 6 bulan pertama.
Pilih susu formula yang memang cocok dengan bayi sehingga tidak terjadi sembelit. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter anak dan ahli gizi untuk menentukan susu formula yang tepat.
Penuhi asupan cairan seperti air putih, jus buah dan kuah sayur jika bayi memang sudah melewati masa ASI ekslusif setidaknya 2-3 gelas per hari.
Beri makanan berserat lebih banyak seperti sayuran, buah-buahan dalam bentuk puree / bubur dan juga serealia.
Anda sebaiknya melatih bayi untuk buang air besar secara teratur. Jika memang sudah bisa menggunakan pispot maka latih minimal 10 menit dengan waktu yang sama setiap harinya.

Penyebab sembelit pada bayi bisa dihindarkan sehingga bayi tetap bisa merasa nyaman.


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.