Mencari Tau Apa Penyebab Mimisan dan Cara Menanganinya

Nasal hemorrhage atau lebih dikenal dengan mimisan mungkin seringkali membuat panik. Mimisan adalah kondisi dimana hidung mengeluarkan darah, entah sedikit maupun banyak. Karena terlihat menakutkan, mimisan seringkali dikait-kaitkan dengan berbagai penyakit berbahaya seperti leukimia dan kanker otak. Namun, apa penyebab mimisan yang sebenarnya?

Dalam sebagian besar kasus, mimisan disebabkan oleh hal yang tidak begitu serius dan tidak mengancam nyawa. Cari tau informasi selengkapnya dengan menyimak bahasan berikut ini!

Apa Penyebab Mimisan?

Sebenarnya, apa pemicu yang menyebabkan mimisan? Hidung merupakan bagian tubuh manusia yang sangat rentang. Ini dikarenakan tulang hidung yang lunak dan dipenuhi dengan pembuluh darah. Sesuatu yang normal jika sedikit benturan saja bisa menyebabkan pembuluh darah tersebut pecah dan berujung mimisan. Untuk membahas lebih detail mengenai apa penyebab mimisan, ini dia daftar hal yang bisa menjadi pemicu terjadinya mimisan.

  1. Kelainan pada pembuluh darah – Faktor pemicu yang bersifat bawaan atau kongenital bisa menjadi penyebab mimisan. Kondisi ini terjadi ketika ukuran pembuluh darah lebih lebar ataupun lebih tipis.
  2. Trauma – Ini merupakan penyebab mimisan yang paling sering ditemukan. Ketika mengorek hidung, mengeluarkan ingus terlalu kencang, atau terjadi benturan ringan, hidung bisa saja mengalami pendarahan. Trauma pembedahan dan masuknya benda asing juga bisa memicu pecahnya pembuluh darah di hidung. Apa penyebab mimisan dikarenakan trauma? Ini disebabkan daerah spina atau mukosa konka pada hidung yang mengalami pendarahan. Gegar otak juga dapat menyebabkan mimisan yang disertai dengan air, kondisi ini harus segera ditangani oleh petugas medis.
  3. Perubahan suhu – Masyarakat yang tinggal di negara yang memiliki lebih dari dua musim tentu sering mengalami mimisan akibat perubahan suhu secara tiba-tiba. Baik itu dari dingin ke panas, atau sebaliknya.
  4. Efek samping obat – Beberapa obat-obatan tertentu seperti aspirin dan antikoagulan bisa menyebabkan darah lebih encer dan memicu mimisan. Hal ini juga bisa terjadi pada mereka yang memiliki kelainan pada pembekuan darah.
  5. Kelainan kardiovaskular – Mimisan hebat dapat terjadi pada pasien sirosis hepatis, hipertensi, diabetes melitus, nefritis kronik, dan arteriosklerosis. Kondisi dimana pasien mengalami mimisan bisa sangat berbahaya dan perlu mendapatkan perhatian medis secepatnya.
  6. Penyakit – Mimisan tidak dianggap sebagai sebuah penyakit, melainkan sebuah gejala dari penyakit lain yang bisa saja berbahaya. Dalam beberapa sikon tertentu, penderita sinus bisa mengalami mimisan.  Bila darah mimisan beraroma tidak sedap dan berwarna lebih gelap dari biasanya, kondisi ini bisa mengindikasi adanya tumor atau infeksi pada otak.

Cara Menangani Mimisan

Normalnya, mimisan akan berhenti dengan sendirinya. Tapi kondisi hidung yang terus mengeluarkan darah tentu bukanlah keadaan yang nyaman. Agar mimisan segera berhenti, ikuti saja cara menangani mimisan berikut ini:

  • Hambat laju darah yang keluar dengan sedikit memiringkan kepala. Pastikan jika Anda sedang dalam posisi duduk tegak.
  • Pakai jari telunjuk dan jempol Anda untuk mengapit cuping hidung Anda. Tahan posisi ini selama kurang lebih 5-10 menit.
  • Setelah mimisan berhenti, bersihkan hidung Anda dengan handuk dan air hangat.
  • Hindari melakukan kegiatan yang berat, dan sebaiknya segera beristirahat.

Itulah dia bahasan seputar apa penyebab mimisan dan cara paling tepat untuk mengatasinya, jadi Anda tidak perlu merasa panik ketika mimisan datang di waktu yang tidak tepat. Semoga bermanfaat!


Artikel Lain untuk Anda:

Informasi ini disediakan oleh DokterKamu untuk Anda.